
Rabu, 25 Juni 2014
menjaga kebersihan mulut
Menjaga kebersihan mulut itu penting hlo guys, karena mulut yang bersih dan sehat dapat menghindarkan diri kita dari penyakit. Disini saya akan menguraikan beberapa cara untuk menjaga kebersihan mulut.
Mulut yang sehat terlihat dari gigi dan gusi yang sehat. Gigi yang sehat adalah adalah gigi yang rapi, bersih, bercahaya, didukung oleh gusi yang kencang dan berwarna merah muda. Pada kondisi normal, tidak tercium bau bau mulut. Kondisi ini hanya dapat dicapai dengan perawatan mulut yang tepat.
Namun belum banyak yang sadaruntuk melakukan perawatan kebersihan mulut. Padahal, mulut yang terinfeksi dapat mempengaruhi kesehatan secara umum. Gigi yang tidak terawat, juga menyebabkan nafas tidak segar, dan pergaulan kita bisa terhambat. Hiiiiii jangan sampai yaa guys!!
Merawat Kebersihan Mulut
Sebenarnya, mulut mempunyai sistem pembersih dirinya sendiri hlo guys yaitu air ludah. Tapi, kadang sistem ini tidak bekerja dengan baik. Untuk membantunya, kita bisa menggunakan sikat gigi. Pilihlah sikat gigi yang bulunya tidak terlalu keras, karena jika menggunakan bulu yang keras dapat melukai pada gusi kita. Selain itu ukuran sikat juga harus disesuaikan dengan besarnya rongga mulut.
Sikatlah gigi dengan gerakan memutar. Gerakan ini selain membersihkan gigi, juga tidak akan merusak gusi. Menyikat gigi berarti membuang plak (timbunan bakteri) gigi dan sisa makanan, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi. Kebanyakan orang hanya menyikat gigi selama 45 detik. Coba deh sampai 2 menit, agar gigi benar-benar bersih dan menyikat gigi sebaiknya dilakukan sehabis makan. Ketika menyikat gigi, sikat juga bagian atas lidah.
Selain itu, gunakan benang gigi untuk menghilangkan sisa-sisa makanan yang ada di celah-celah gigi, paling sedikit dua kali sehari, terutama sehabis makan. Bila kita dalam situasi sangat terburu-buru dan tidak cukup waktu untuk melakukanhal diatas, bau mulut dapat dihilangkan secarasementara dengan obat kumur, makan jeruk, pel, atau seledri.
Bersihkan karang gigi di dokter gigi, 1x enam bulan. Kontrol gigi ( dental chek-up ) 1x setahun. Dan, hentikan kebiasaan merokok, kurangi konsumsi gula, kopi, dan alkohol, mkanan berbumbu dan makanan berbau ( seperti pete atau jengkol ). Minum banyak air putih, dapat membantu merawat gigi.
Segeralah ke dokter gigi jika mengalami salah satu atau lebih dari kondisi berikut :
· Mengalami bau mulut tidak sedap tanpa penyebab yang jelas selama satu minggu. Padahal, sudah menyikat gigi, lidah, gusi, dan melakukan pembersihan dengan benang gigi.
· Bau mulut disertai sakit gigi, mungkin ada gigi yang berlubang atau abses.
· Bila gusi berdarah, ini bisa merupakan tanda-tanda penyakit gusi.
· Bila bau mulut disertai demam atau batuk dan lendir, ini dapat merupakan gejala abses paru.
Mengunyak permen karet ( gum ) yang berbahan pemanis xilitol, dapat mebcegah kerusakan gigi. Xilitol ( C5H12O5 ) merupakan kelompok gula alkohol, yang dalam penelitian selama 25 tahun terakir ini, terbukti dapat mencegah karies / kerusakan gigi. Xilitol tidak dapat dimetabolisme oleh bakteri perusak gigi.
Sekian guys, semoga bermanfaat. Saya mengambil info ini dari majalah OTC DIGEST edisi 48.
glukosa urine
I. PENDAHULUAN
Mengingat pemeriksaan reduksi urine ini paling banyak mendeteksi gula dalam urine, maka perlu kiranya teori tentang gula diurine disinggung. Gula yang biasa terdeteksi melalui pemeriksaan urine adalah glukosa, maka adanya glukosa dalam urine disebut Glukosuria.
A. Penyebab terjadinya glukosuria adalah
a. Kadar glukosa darah ( khususnya darah arteri yang sampai pada glomerulus )
b. Daya filtrasi ginjal terhadap glukosa
· Besarnya daya filtrasi ginjal terhadap glokosa ± 140 – 160 mg% ( untukmaterial darah )
· Untuk material plasma 170 mg%
c. Daya reabsorbsi tubulus ginjal
Besarnya daya reabsorbsi 300 – 400 mg/dl, tetapi hal ini juga dipengaruhi dieresis ( banyaknya volume urine yang dikeluarkan )
B. Macam – macam glukosuria
a. Glukosuria tanpa hiperglikemi
Artinya : adanya glukosa dalam urine lebih dari normal, tetapi kadar glukosa dalam darah normal.
Contoh penyakit :
· Renal glukosuria
· Glukosuria pada ibu hamil
· Glukosuria alimentair
· Glukosuria pada syndrome FAneoni
b. Glukosuria dengan hiperglikemi
Artinya : adanya glukosa dalam urine lebih dari normal, disertai peningkatan kadar glukosa dalam darah.
Contoh penyakit :
· Diabetes mellitus
· Penyakit hepar
· Asidosis
C. Syarat pemeriksaan reduksi
a. Urine segar
Alasanya : jika urine lama maka bakteri akan berkembangbiak sehingga glukosa dalam urine akan dirubah menjadi asam pyruvat dan asam laktat, maka hasil menjadi (-) palsu.
b. Urine Jernih
Alasanya : jika urine keruh maka menyebabkan hasil (+) palsu, karena yang dibaca adalah kekeruhan / endapan yang berwarna.
c. Urine tidak mengandung protein tinggi
Alasannya : protein yang tinggi akan mereduksireagen pada pemeriksaan ini sehingga hasil (+) palsu
d. Perbandingan reagen dengan urine harus sesuai.
e. Pemanasan urine harus mendidih betul
D. Pemeriksaan Reduksi
Ada beberapa macam metode pemeriksaan reduksi
a. Bersifat spesifik ( bisanya reaksinya enzimatik ), contoh :
· Test Tape
· Test B.M
· Test Clinistix
· Gala test
b. Bersifat non spesifik, contoh :
· Test Benedict
· Test Fehling
· Test Nylander
· Clinis test
II. PRAKTIKUM
Disini saya akan menguraikan cara pemeriksaan reduksi urine dengan metode Benedict dah Fehling.
A. Metode Benedict
a. Tujuan Pemeriksaan :
Untuk menentukan adanya glukose dalam urin secara semi kuantitatif
b. Prinsip Pemeriksaan :
Gukosa dapat mereduksi kupri dalam reagen benedict dalam larutan alkalis sehingga terjadi perubahan warna, dengan melihat warna yang terjadi dapat di perkirakan kadar glukosa dalam urin
c. Bahan Pemeriksaan :
Urine segar
d. Alat dan Reagen :
· Alat : Tabung reaksi, pipet, penangas air / lampu spiritus, penjepit tabung
· Reagen : Reagen Benedict
e. Cara Pemeriksaan :
· Masukkan 5ml atau 2,5ml reagen benedict kedalam tabung reaksi
· Teteskan 8 tetes urin kedalamnya (untuk 5ml reagen) atau 4 tetes urin (untuk 2,5ml reagen)
· Masukkan tabung ke dalam penangas air selama 5 menit atau panaskan di tas nyala lampu api spiritus sampai terbentyk gelembung
· Angkat dan kocok isi tabung lalu di dinginkan
· Setelah dingin, baca hasil reaksinya dengan terlebih dahulu mengosok isi tabung
f. Pelaporan Hasil Pemeriksaan :
· Negatif (-) : bila larutan tetap berwarna biru jernih atau sedikit kehijau-hijauan dan agak keruh
· Positif (+) : bila larutan berwarnahijau kekuning-kuningan dan keruh, kadar glukosa 0,5-1gr%
· Positif (+ +) : bila larutan berwarna kuning keruh, kadar glukosa 1-1,5 gr%
· Positif (+ + +) : bila warna larutan jingga atau warna lumpur keruh, kadar glukosa 2-3,5gr%
· Positif (++++) : bila wana merah keruh, kadar glukosa >3,5 gr%
B. Metode Fehling
a. Tujuan
Untuk memeriksa adanya kandungan glukosa dalam sampel urine.
b. Prinsip Pemeriksaan
Dalam suasana alkali, glukosa mereduksi kupri menjadi kupro kemudian membentuk Cu2O yang mengendap dan berwarna merah. Intensitas warna merah dari ini secara kasar menunjukkan kadar glukosa dalam urine yang diperiksa.
c. Alat dan Bahan
· Alat : Tabung reaksi, api bunsen, pipet volume, Ball filler
· Bahan : Sampel urine, Reagen Fehling A dan Fehling B
d. Cara Kerja
· Dipipet 1 ml fehling A dan Fehling B, dan dicampurkan dalam tabung reaksi hingga homogen (untuk pemeriksaan tiga sampel)
· Dipipet masing-masing 1 ml larutan tersebut ke dalam tiga tabung reaksi
· Ditambahkan masing-masing 0,5 ml sampel urine ke dalam tiga tabung reaksi tersebut
· Ketiga tabung dipanaskan di atas api bunsen hingga mendidih
· setelah dingin, diamati perubahan warna yang terjadi pada ketiga tabung.
e. Interpretasi :
· (-) : warna biru / hijau keruh
· (+) : larutan keruh dan hijau agak kuning
· (++) : kuning kehijauan dengan endapan kuning
· (+++) : kuning kemerahan dengan endapan kuning merah
· (++++) : merah jingga sampai merah bata
III. Pembahasan
Urin atau air seni adalah cairan yng diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Fungsi utama urin adalah untuk membuang zat sisa seperti racun atau obat-obatan dari dalam tubuh. Eksreksi urin diperlukan untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk menjaga homeostasis cairan tubuh. Urin disaring di dalam ginjal, dibawa melalui ureter menuju kandung kemih, dan akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra. Urin terdiri dari air dengan bahan terlarut berupa sisa metabolisme (seperti urea), garam terlarut, dan materi organik. Cairan dan materi pembentuk urin berasal dari darah atau cairan interstisial (Chernecky and Berger, 2008).
Komposisi urin berubah sepanjang proses reabsorpsi ketika molekul yang penting bagi tubuh, misal glukosa, diserap kembali ke dalam tubuh melalui molekul pembawa. Cairan yang tersisa mengandung urea dalam kadar yang tinggi dan berbagai senyawa yang berlebih atau berpotensi racun yang akan dibuang keluar tubuh. Materi yang terkandung di dalam urin dapat diketahui melalui urinalisis. Urea yang dikandung oleh urin dapat menjadi sumber nitrogen yang baik untuk tumbuhan dan dapat digunakan untuk mempercepat pembentukan kompos Dari urin kita bisa memantau penyakit melalui perubahan warnanya. (Chernecky and Berger, 2008).
Diabetes adalah suatu penyakit yang dapat dideteksi melalui urin. Urin seorang penderita diabetes akan mengandung gula yang tidak akan ditemukan dalam urin orang yang sehat. Pemeriksaan terhadap adanya glukosa dalam urine termasuk pemeriksaan penyaring. Untuk menyatakan keberadaan suatu glukosa, dapat dilakukan dengan cara yang berbeda- beda. Cara yang tidak spesifik dapat dilakukan dengan menggunakan suatu zat dalam reagen yang berubah sifat dan warnanya jika direduksi oleh glukosa. Diantaranya adalah penggunaan reagen fehling yang dapat dipakai untuk menyatakan adanya reduksi yang mengandung garam cupri. Sedangkan pembuktian glukosuria secara spesifik dapat dilakukan dengan menggunakan enzim glukosa oxidase (Prasetya, 2011).
Tes glukosa urin dapat dilakukan dengan menggunakan reaksi reduksi, dikerjakan dengan menggunakan fehling, benedict, dan clinitest. Ketiga jenis tes ini dapat digolongkan dalam jenis pemeriksaan semi-kuantitatif. Sedangkan tes glukosa dengan reaksi enzimatik dilakukan dengan metode carik celup yang tergolong dalam pemeriksaan semi-kuantitatif dan kuantitatif (Subawa.2010). Pereaksi fehling terdiri dari dua bagian, yaitu fehling A dan fehling B. Fehling A adalah larutan CuSO4, sedangkan fehling B merupakan campuran larutan NaOH dan kalium natrium tartrat. Pereaksi fehling dibuat dengan mencampurkan kedua larutan tersebut, sehingga diperoleh suatu larutan yang berwarna biru tua. Dalam pereaksi fehling, ion Cu2+ terdapat sebagai ion kompleks. Pereaksi fehling dapat dianggap sebagai larutan CuO (Anonim, 2010).
Dalam pemeriksaan reduksi / glukosa urine banyak reagen akan dipilih, namun reagen yang mengandung garam cupri yang paling baik untuk menyatakan adanya zat – zat reduksi dalam urine. Hal ini dikarenakan adanya zat reduktor akan meruduksi Cupri Sulfat ( CuSO4 ) dan Cupro Oksida Cu2O), Cupro oksida yang terbentuk akan menimbulkan warna dari hijau samapai merah bata.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada pemeriksaan reduksi, yaitu : metode benedict banyak digunakan di laboratorium klinik bila dibandingkan dengan metode fehling, hal ini disebabkan :
1. Kadar asam urat dan kreatinin yang tinggi tidak dapat mereduksi benedict, tetapi dapat mereduksi reagen fehling.
2. Pada benedict hanya menggunakan 1 macam reagen sedangkan metode fehling menggunakan 2 macam reagen.
3. Reaksi benedict lebih sensitive dibandingkan dengan fehling.
4. Reaksi benedict dapat digunakan untuk menaksirkan kadar glukosa secara kasar.
5. Pemakaian bahan urine sedikit.
Dalam pemeriksaan reduksi pengawet yang paling baik adalah NaF ( Natrium Florida ) karena pengawet ini mampu mencegah terjadinya glikolisis yaitu perombakan glukosa menjadi asam pyruvat dan asam laktat, dimana keadaan ini bisa menyebabkan hasil (-) palsu. Sedangkan urine yang terbaik yaitu Urine prospandial ( urine 1,5 – 3 jam setelah makan ), karena diperkirakan pada urine ini akan banyak mengandung glukosa.
Sumber :
http://lailanihikari.wordpress.com/category/analis-kesehatan/kimia-klinik/
http://smart-fresh.blogspot.com/2012/06/tes-glukosa-urine-fehling-benedict.html
Buku Petunjuk Praktikum Kimia Klinik ( Urinalisa Rutin ) Sekolah Menengah Analis Kesehatan Nasional Surakarta.
Mengingat pemeriksaan reduksi urine ini paling banyak mendeteksi gula dalam urine, maka perlu kiranya teori tentang gula diurine disinggung. Gula yang biasa terdeteksi melalui pemeriksaan urine adalah glukosa, maka adanya glukosa dalam urine disebut Glukosuria.
A. Penyebab terjadinya glukosuria adalah
a. Kadar glukosa darah ( khususnya darah arteri yang sampai pada glomerulus )
b. Daya filtrasi ginjal terhadap glukosa
· Besarnya daya filtrasi ginjal terhadap glokosa ± 140 – 160 mg% ( untukmaterial darah )
· Untuk material plasma 170 mg%
c. Daya reabsorbsi tubulus ginjal
Besarnya daya reabsorbsi 300 – 400 mg/dl, tetapi hal ini juga dipengaruhi dieresis ( banyaknya volume urine yang dikeluarkan )
B. Macam – macam glukosuria
a. Glukosuria tanpa hiperglikemi
Artinya : adanya glukosa dalam urine lebih dari normal, tetapi kadar glukosa dalam darah normal.
Contoh penyakit :
· Renal glukosuria
· Glukosuria pada ibu hamil
· Glukosuria alimentair
· Glukosuria pada syndrome FAneoni
b. Glukosuria dengan hiperglikemi
Artinya : adanya glukosa dalam urine lebih dari normal, disertai peningkatan kadar glukosa dalam darah.
Contoh penyakit :
· Diabetes mellitus
· Penyakit hepar
· Asidosis
C. Syarat pemeriksaan reduksi
a. Urine segar
Alasanya : jika urine lama maka bakteri akan berkembangbiak sehingga glukosa dalam urine akan dirubah menjadi asam pyruvat dan asam laktat, maka hasil menjadi (-) palsu.
b. Urine Jernih
Alasanya : jika urine keruh maka menyebabkan hasil (+) palsu, karena yang dibaca adalah kekeruhan / endapan yang berwarna.
c. Urine tidak mengandung protein tinggi
Alasannya : protein yang tinggi akan mereduksireagen pada pemeriksaan ini sehingga hasil (+) palsu
d. Perbandingan reagen dengan urine harus sesuai.
e. Pemanasan urine harus mendidih betul
D. Pemeriksaan Reduksi
Ada beberapa macam metode pemeriksaan reduksi
a. Bersifat spesifik ( bisanya reaksinya enzimatik ), contoh :
· Test Tape
· Test B.M
· Test Clinistix
· Gala test
b. Bersifat non spesifik, contoh :
· Test Benedict
· Test Fehling
· Test Nylander
· Clinis test
II. PRAKTIKUM
Disini saya akan menguraikan cara pemeriksaan reduksi urine dengan metode Benedict dah Fehling.
A. Metode Benedict
a. Tujuan Pemeriksaan :
Untuk menentukan adanya glukose dalam urin secara semi kuantitatif
b. Prinsip Pemeriksaan :
Gukosa dapat mereduksi kupri dalam reagen benedict dalam larutan alkalis sehingga terjadi perubahan warna, dengan melihat warna yang terjadi dapat di perkirakan kadar glukosa dalam urin
c. Bahan Pemeriksaan :
Urine segar
d. Alat dan Reagen :
· Alat : Tabung reaksi, pipet, penangas air / lampu spiritus, penjepit tabung
· Reagen : Reagen Benedict
e. Cara Pemeriksaan :
· Masukkan 5ml atau 2,5ml reagen benedict kedalam tabung reaksi
· Teteskan 8 tetes urin kedalamnya (untuk 5ml reagen) atau 4 tetes urin (untuk 2,5ml reagen)
· Masukkan tabung ke dalam penangas air selama 5 menit atau panaskan di tas nyala lampu api spiritus sampai terbentyk gelembung
· Angkat dan kocok isi tabung lalu di dinginkan
· Setelah dingin, baca hasil reaksinya dengan terlebih dahulu mengosok isi tabung
f. Pelaporan Hasil Pemeriksaan :
· Negatif (-) : bila larutan tetap berwarna biru jernih atau sedikit kehijau-hijauan dan agak keruh
· Positif (+) : bila larutan berwarnahijau kekuning-kuningan dan keruh, kadar glukosa 0,5-1gr%
· Positif (+ +) : bila larutan berwarna kuning keruh, kadar glukosa 1-1,5 gr%
· Positif (+ + +) : bila warna larutan jingga atau warna lumpur keruh, kadar glukosa 2-3,5gr%
· Positif (++++) : bila wana merah keruh, kadar glukosa >3,5 gr%
B. Metode Fehling
a. Tujuan
Untuk memeriksa adanya kandungan glukosa dalam sampel urine.
b. Prinsip Pemeriksaan
Dalam suasana alkali, glukosa mereduksi kupri menjadi kupro kemudian membentuk Cu2O yang mengendap dan berwarna merah. Intensitas warna merah dari ini secara kasar menunjukkan kadar glukosa dalam urine yang diperiksa.
c. Alat dan Bahan
· Alat : Tabung reaksi, api bunsen, pipet volume, Ball filler
· Bahan : Sampel urine, Reagen Fehling A dan Fehling B
d. Cara Kerja
· Dipipet 1 ml fehling A dan Fehling B, dan dicampurkan dalam tabung reaksi hingga homogen (untuk pemeriksaan tiga sampel)
· Dipipet masing-masing 1 ml larutan tersebut ke dalam tiga tabung reaksi
· Ditambahkan masing-masing 0,5 ml sampel urine ke dalam tiga tabung reaksi tersebut
· Ketiga tabung dipanaskan di atas api bunsen hingga mendidih
· setelah dingin, diamati perubahan warna yang terjadi pada ketiga tabung.
e. Interpretasi :
· (-) : warna biru / hijau keruh
· (+) : larutan keruh dan hijau agak kuning
· (++) : kuning kehijauan dengan endapan kuning
· (+++) : kuning kemerahan dengan endapan kuning merah
· (++++) : merah jingga sampai merah bata
III. Pembahasan
Urin atau air seni adalah cairan yng diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Fungsi utama urin adalah untuk membuang zat sisa seperti racun atau obat-obatan dari dalam tubuh. Eksreksi urin diperlukan untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk menjaga homeostasis cairan tubuh. Urin disaring di dalam ginjal, dibawa melalui ureter menuju kandung kemih, dan akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra. Urin terdiri dari air dengan bahan terlarut berupa sisa metabolisme (seperti urea), garam terlarut, dan materi organik. Cairan dan materi pembentuk urin berasal dari darah atau cairan interstisial (Chernecky and Berger, 2008).
Komposisi urin berubah sepanjang proses reabsorpsi ketika molekul yang penting bagi tubuh, misal glukosa, diserap kembali ke dalam tubuh melalui molekul pembawa. Cairan yang tersisa mengandung urea dalam kadar yang tinggi dan berbagai senyawa yang berlebih atau berpotensi racun yang akan dibuang keluar tubuh. Materi yang terkandung di dalam urin dapat diketahui melalui urinalisis. Urea yang dikandung oleh urin dapat menjadi sumber nitrogen yang baik untuk tumbuhan dan dapat digunakan untuk mempercepat pembentukan kompos Dari urin kita bisa memantau penyakit melalui perubahan warnanya. (Chernecky and Berger, 2008).
Diabetes adalah suatu penyakit yang dapat dideteksi melalui urin. Urin seorang penderita diabetes akan mengandung gula yang tidak akan ditemukan dalam urin orang yang sehat. Pemeriksaan terhadap adanya glukosa dalam urine termasuk pemeriksaan penyaring. Untuk menyatakan keberadaan suatu glukosa, dapat dilakukan dengan cara yang berbeda- beda. Cara yang tidak spesifik dapat dilakukan dengan menggunakan suatu zat dalam reagen yang berubah sifat dan warnanya jika direduksi oleh glukosa. Diantaranya adalah penggunaan reagen fehling yang dapat dipakai untuk menyatakan adanya reduksi yang mengandung garam cupri. Sedangkan pembuktian glukosuria secara spesifik dapat dilakukan dengan menggunakan enzim glukosa oxidase (Prasetya, 2011).
Tes glukosa urin dapat dilakukan dengan menggunakan reaksi reduksi, dikerjakan dengan menggunakan fehling, benedict, dan clinitest. Ketiga jenis tes ini dapat digolongkan dalam jenis pemeriksaan semi-kuantitatif. Sedangkan tes glukosa dengan reaksi enzimatik dilakukan dengan metode carik celup yang tergolong dalam pemeriksaan semi-kuantitatif dan kuantitatif (Subawa.2010). Pereaksi fehling terdiri dari dua bagian, yaitu fehling A dan fehling B. Fehling A adalah larutan CuSO4, sedangkan fehling B merupakan campuran larutan NaOH dan kalium natrium tartrat. Pereaksi fehling dibuat dengan mencampurkan kedua larutan tersebut, sehingga diperoleh suatu larutan yang berwarna biru tua. Dalam pereaksi fehling, ion Cu2+ terdapat sebagai ion kompleks. Pereaksi fehling dapat dianggap sebagai larutan CuO (Anonim, 2010).
Dalam pemeriksaan reduksi / glukosa urine banyak reagen akan dipilih, namun reagen yang mengandung garam cupri yang paling baik untuk menyatakan adanya zat – zat reduksi dalam urine. Hal ini dikarenakan adanya zat reduktor akan meruduksi Cupri Sulfat ( CuSO4 ) dan Cupro Oksida Cu2O), Cupro oksida yang terbentuk akan menimbulkan warna dari hijau samapai merah bata.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada pemeriksaan reduksi, yaitu : metode benedict banyak digunakan di laboratorium klinik bila dibandingkan dengan metode fehling, hal ini disebabkan :
1. Kadar asam urat dan kreatinin yang tinggi tidak dapat mereduksi benedict, tetapi dapat mereduksi reagen fehling.
2. Pada benedict hanya menggunakan 1 macam reagen sedangkan metode fehling menggunakan 2 macam reagen.
3. Reaksi benedict lebih sensitive dibandingkan dengan fehling.
4. Reaksi benedict dapat digunakan untuk menaksirkan kadar glukosa secara kasar.
5. Pemakaian bahan urine sedikit.
Dalam pemeriksaan reduksi pengawet yang paling baik adalah NaF ( Natrium Florida ) karena pengawet ini mampu mencegah terjadinya glikolisis yaitu perombakan glukosa menjadi asam pyruvat dan asam laktat, dimana keadaan ini bisa menyebabkan hasil (-) palsu. Sedangkan urine yang terbaik yaitu Urine prospandial ( urine 1,5 – 3 jam setelah makan ), karena diperkirakan pada urine ini akan banyak mengandung glukosa.
Sumber :
http://lailanihikari.wordpress.com/category/analis-kesehatan/kimia-klinik/
http://smart-fresh.blogspot.com/2012/06/tes-glukosa-urine-fehling-benedict.html
Buku Petunjuk Praktikum Kimia Klinik ( Urinalisa Rutin ) Sekolah Menengah Analis Kesehatan Nasional Surakarta.
mars hidup sehat
Tiada yang lebih berharga dari nikmat hidup sehat
Sehat jiwani sehat jasmani kunci hidup bahagia
Meski kaya terhormat mulia tapi pasti menderita
Jika penyakit musuh utama selalu menggoda
Bina hidup sehat diri dan keluarga
Bina lingkungan sehat masyarakat sentosa
Hidup sehat modal utama
Bagi pembangunan semesta
Sehat sejahtera makmur merata
Berdasarkan pancasila
Selasa, 24 Juni 2014
Belanda Muda yang Berbahaya
Selasa, 24 Juni 2014 | 17:12 WIB
RIO DE JANEIRO, Kompas.com - Terlalu dini memang bila menyebut Belanda sudah menuai kesuksesan di Piala Dunia 2014, karena masih ada babak fase gugur yang meski dilewati. Tapi, sulit menyangkal bila publik mengedepankan Belanda sebagai tim yang paling menonjol di antara kontestan lainnya.
Rekam jejak runner-up Piala Dunia 2010 ini sepanjang babak kualifikasi Piala Dunia 2014 sangat meyakinkan. Belanda menjadi tim pertama yang memastikan diri lolos ke putaran final, dengan catatan sembilan kemenangan dan satu kali imbang. De Oranje mencetak 34 gol dan hanya kebobolan lima gol.
Rangkaian sempurna itu diteruskan di babak fase grup, dengan rekor kemenangan di tiga laga. Tak tanggung-tanggung, juara bertahan Spanyol digasak 5-1, Australia dibekuk 3-2, dan terakhir Cile diselesaikan 2-0. Pasukan Louis van Gaal ini pun melaju ke 16 besar dengan status juara Grup B, dan akan bersua Meksiko di laga selanjutnya.
Lalu, apa sebenarnya kekuatan Belanda hingga sejauh ini bisa begitu tampil menjanjikan? Nama Arjen Robben dan Robin van Persie mencuat ke permukaan, sebagai motor serangan mematikan buat lawan.
Namun, ada hal lebih dari sekadar Robben-Persie yang menjadi senjata Belanda dan bisa berbicara lebih dari tim bintang yang berpengalaman. Sebuah generasi baru pemain berbakat telah muncul, memenangkan satu demi satu pertandingan dan membuat dunia menantikan setiap pertandingan De Oranje.
"Publik biasanya hanya melihat para pemain bintang dan tidak menganggap tim secara keseluruhan. Banyak tim lain dengan pemain yang lebih terkenal lebih dari kami. Tapi jangan lupa, sepak bola adalah permainan tim, dan kami bermain baik sebagai sebuah tim," kata gelandang Georginio Wijnaldum seperti diberitakan FIFA.com, Selasa (24/6/2014).
Generasi baru di tim Belanda ini masih jauh tidak terkenal dibanding para pendahulunya. Sepuluh pemain bahkan hanya membela klub lokal di Liga Belanda, termasuk Memphis Depay, yang mencetak gol dalam dua pertandingan pertamanya di turnamen ini.
Ada juga gelandang bertahan Leroy Fer sebagai pemain yang kurang dikena, dan musim lalu hanya membela Norwich City. Pemain 24 tahun ini masuk menggantikan Wesley Sneijder, dan langsung mencatatkan namanya di papan skor, setelah mencetak gol di menit 77.
"Itu adalah sebuah gol besar, dan umpan silang dari Daryl Janmaat sangat hebat. Saya bisa menyundul bola dengan sempurna. Saya pikir itu menunjukkan bahwa saya berbahaya di udara," katanya kepada FIFA.
Tidak mengherankan, kepercayaan diri tinggi sedang menyelimuti markas Belanda. "Mungkin tidak terlalu baik bila terlalu percaya diri, tapi setiap kemenangan menambah kepercayaan diri kami, " tambah Wijnaldum, yang juga menekankan pentingnya dukungan pemain berpengalaman di dalam skuad.
Belanda sempat dikritik dengan strategi yang dianggap terlalu bertahan. Tapi, kritik minor itu dijawab dengan mencetak sepuluh gol dalam tiga pertandingan, dengan perolehan selisih gol plus tujuh. Masih sangat menarik buat dinantikan kiprah Tim Oranye ini di Piala Dunia 2014, dengan misi menghapus julukan tim juara tanpa trofi yang selama ini melekat.
Robben Lebih Baik daripada Messi
Selasa, 24 Juni 2014 | 20:52 WIB
KOMPAS.com - Mantan gelandang tim nasional Belanda, Willy van de Kerkhof, merasa yakin Arjen Robben lebih baik dibandingkan Lionel Messi. Pernyataan tersebut dilontarkan merujuk performa kedua pemain di putaran final Piala Dunia 2014 yang sedang berlangsung di Brasil.
Dalam tiga pertandingan penyisihan grup, Robben tampil sangat impresif karena winger Bayern Muenchen tersebut sudah mengemas tiga gol bagi Oranye. Alhasil, Belanda memuncaki Grup B setelah menaklukkan juara bertahan Spanyol, Cile dan Australia.
Van de Kerkhof menilai kontribusi yang diberikan Robben bersama Belanda telah memperlihatkan bahwa dirinya memang layak jadi yang terbaik di dunia. Apalagi dia juga dua kali dinobatkan sebagai man of the match ketika Belanda menang atas Australia dan Cile.
"Paruh pertama melawan Cile tidak bagus, tetapi pada 20 menit terakhir Robben tak tertandingi," ujarnya kepada Omroep Brabant, mengenai duel pada Senin (23/6/2014) yang berakhir dengan skor 2-0.
"Dia superior di sisa pertandingan itu. Dia lebih baik dibandingkan Messi misalnya."
Van de Kerkhof, yang ikut membawa Belanda menjadi runner-up Piala Dunia 1978 ini menambahkan, dirinya lebih senang jika Belanda bertemu Brasil di putaran kedua dibandingkan harus menghadapi Meksiko.
"Mereka akan lebih santai di tengah. Kami adalah pemenang grup dengan sembilan poin. Saya bangga dengan tim nasional Belanda," ujarnya.
"Saya lebih senang bermain melawan Brasil. Lihat, kami telah mengalahkan Spanyol dan Cile, sehingga anda harus mengatakan bahwa anda berada di antara negara-negara yang kuat."
"Namun kami akan segera menghadapi negara seperti Argentina, Perancis atau Jerman. Belanda, dalam hal apapun, sedang dalam suasana yang menang, ini adalah fase yang bagus."
Jadwal Piala Dunia 2014 Brazil Lengkap Dengan Jam Tayang
Piala dunia 2014 semakin seru dan semakin menegangkan saja, untuk itu jangan sampai ketinggalan pertandingan demi pertandingan nya, karena bakal banyak kejutan yang akan terjadi, ayooo dukung terus jagoan tim favorit anda semua, untuk membantu agar tidak ketinggalan saya sajikan untuk anda semua jadawal piala dunia 2014 secara lengkap dengan tanggal dan jam tayang nya, sebagai pecinta bola harus lah mempunyai jadwal pertandingan agar selalu dapat menyaksikan jalannya pergelaran pesta akbar ini, sangat sayang memang jika melewatkan pertandingan piala dunia yang di selenggarakan empat tahun sekali ini, bintang-bintang top sepak bola akan siap berlaga demi membela negara dan mengeluarkan semua kemampuannya, tetapi sering terjadi sedikit kekecewaan terhadap bintang yang mereka andalkan.
Pasalnya jika mereka rajin menyumbangkan gol di klub mereka masing-masing tetapi ketika di piala dunia penampilan mereka di bawah standar performanya, mungkin bisa saja kurangnya kerjasama karena mereka berlatih dengan tim nasional nya hanya beberapa bulan saja ketika menjelang piala dunia, tidak seperti di klub, mereka setiap hari berlatih dan berkomunikasi sehingga dapat mengerti satu sama lain, tetapi akan kah hal itu terjadi di piala dunia 2014 ini, kita tunggu saja penampilan para bintang sepak bola dunia dalam menjaga martabat negaranya masing-masing, jadi patut di tunggu pergelaran piala dunia 2014 yang akan di selenggarakan di Brazil, untuk dapat mengetahui kapan dan jam berapa pertandingannya akan di mulai ? berikut ini jadwal piala dunia Brazil 2014
Jadwal Piala Dunia
Piala Dunia 2014 Group A
| No | Tgl & Jam Tayang | Stadion | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 13/06 03:00 | Sao Paulo | Brasil vs Kroasia | 3 - 1 |
| 2 | 13/06 23:00 | Natal | Meksiko vs Cameroon | 1 - 0 |
| 17 | 18/06 02:00 | Fortaleza | Brasil vs Meksiko | 0 - 0 |
| 18 | 19/06 05:00 | Manaus | Cameroon vs Kroasia | 0 - 4 |
| 33 | 24/06 03:00 | Brasilia | Cameroon vs Brasil | 1 - 4 |
| 34 | 24/06 03:00 | Recife | 1 - 3 | |
| Klasement Sementara piala dunia 2014 | ||||
| Negara | Main | Point | ||
Brasil
| 3 | 7 | ||
Meksiko
| 3 | 7 | ||
Kroasia
| 3 | 3 | ||
Cameroon
| 3 | 0 | ||
Piala Dunia 2014 Group B
| No | Tgl & Jam Tayang | Stadion | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|---|---|
| 3 | 14/06 02:00 | Salvador | Spanyol vs Belanda | 1 - 5 |
| 4 | 14/06 05:00 | Cuiaba | Chile vs Australia | 3 - 1 |
| 19 | 19/06 02:00 | Rio De Janeiro | Spanyol vs Chile | 0 - 2 |
| 20 | 18/06 23:00 | Porto Alegre | Australia vs Belanda | 2 - 3 |
| 35 | 23/06 23:00 | Curitiba | Australia vs Spanyol | 0 - 3 |
| 36 | 23/06 23:00 | Sao Paulo | Belanda vs Chile | 2 - 0 |
| Klasement Sementara | ||||
| Negara | Main | Point | ||
Belanda
| 3 | 9 | ||
Chile
| 3 | 6 | ||
Spanyol
| 3 | 3 | ||
Australia
| 3 | 0 | ||
Piala Dunia 2014 Group C
| No | Tgl & Jam Tayang | Stadion | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|---|---|
| 5 | 14/06 23:00 | Belo Horizonte | Colombia vs Greece | 3 - 0 |
| 6 | 15/06 08:00 | Recife | Pantai Gading vs Japan | 2 - 1 |
| 21 | 19/06 23:00 | Brasilia | Colombia vs Pantai Gading | 2 - 1 |
| 22 | 20/06 05:00 | Natal | Japan vs Greece | 0 - 0 |
| 37 | 25/06 03:00 | Cuiaba | Japan vs Colombia | - |
| 38 | 25/06 03:00 | Fortaleza | Greece vs Pantai Gading | - |
| Klasement Sementara | ||||
| Negara | Main | Point | ||
Colombia
| 2 | 6 | ||
Pantai Gading
| 2 | 3 | ||
Japan
| 2 | 1 | ||
Greece
| 2 | 1 | ||
Piala Dunia 2014 Group D
| No | Tgl & Jam Tayang | Stadion | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|---|---|
| 7 | 15/06 02:00 | Fortaleza | Uruguay vs Kosta Rika | 1 - 3 |
| 8 | 15/06 05:00 | Manaus | Inggris vs Italia | 1 - 2 |
| 23 | 20/06 02:00 | Sao Paulo | Uruguay vs Inggris | 2 - 1 |
| 24 | 20/06 23:00 | Recife | Italia vs Kosta Rika | 0 - 1 |
| 39 | 24/06 23:00 | Natal | Italia vs Uruguay | - |
| 40 | 24/06 23:00 | Belo Horizonte | Kosta Rika vs Inggris | - |
| Klasement Sementara | ||||
| Negara | Main | Point | ||
Kosta Rika
| 2 | 6 | ||
Italy
| 2 | 3 | ||
Uruguay
| 2 | 3 | ||
Inggris
| 2 | 0 | ||
Piala Dunia 2014 Group E
| No | Tgl & Jam Tayang | Stadion | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|---|---|
| 9 | 15/06 23:00 | Brasilia | Switzerland vs Ecuador | 2 - 1 |
| 10 | 16/06 02:00 | Porto Alegre | France vs Honduras | 3 - 0 |
| 25 | 21/06 02:00 | Salvador | Switzerland vs France | 2 - 5 |
| 26 | 21/06 05:00 | Curitiba | Honduras vs Ecuador | 1 - 2 |
| 41 | 26/06 03:00 | Manaus | Honduras vs Switzerland | - |
| 42 | 26/06 03:00 | Rio De Janeiro | Ecuador vs France | - |
| Klasement Sementara | ||||
| Negara | Main | Point | ||
France
| 2 | 6 | ||
Ecuador
| 2 | 3 | ||
Switzerland
| 2 | 3 | ||
Honduras
| 2 | 0 | ||
Piala Dunia 2014 Group F
| No | Tgl & Jam Tayang | Stadion | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|---|---|
| 11 | 16/06 05:00 | Rio De Janeiro | Argentina vs Bosnia | 2 - 1 |
| 12 | 17/06 02:00 | Curitiba | Iran vs Nigeria | 0 - 0 |
| 27 | 21/06 23:00 | Belo Horizonte | Argentina vs Iran | 1 - 0 |
| 28 | 22/06 05:00 | Cuiaba | Nigeria vs Bosnia | 1 - 0 |
| 43 | 25/06 23:00 | Porto Alegre | Nigeria vs Argentina | - |
| 44 | 25/06 23:00 | Salvador | Bosnia vs Iran | - |
| Klasement Sementara | ||||
| Negara | Main | Point | ||
Argentina
| 2 | 6 | ||
Nigeria
| 2 | 4 | ||
Iran
| 2 | 1 | ||
Bosnia
| 2 | 0 | ||
Piala Dunia 2014 Group G
| No | Tgl & Jam Tayang | Stadion | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|---|---|
| 13 | 16/06 23:00 | Salvador | Jerman vs Portugal | 4 - 0 |
| 14 | 17/06 05:00 | Natal | Ghana vs USA | 1 - 2 |
| 29 | 22/06 02:00 | Fortaleza | Jerman vs Ghana | 2 - 2 |
| 30 | 23/06 05:00 | Manaus | USA vs Portugal | 2 - 2 |
| 45 | 26/06 23:00 | Recife | USA vs Jerman | - |
| 46 | 26/06 23:00 | Brasilia | Portugal vs Ghana | - |
| Klasement Sementara | ||||
| Negara | Main | Point | ||
Jerman
| 2 | 4 | ||
USA
| 2 | 4 | ||
Ghana
| 2 | 1 | ||
Portugal
| 2 | 1 | ||
Piala Dunia 2014 Group H
| No | Tgl & Jam Tayang | Stadion | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|---|---|
| 15 | 17/06 23:00 | Belo Horizonte | Belgium vs Aljazair | 2 - 1 |
| 16 | 18/06 05:00 | Cuiaba | Russia vs Korea Republic | 1 - 1 |
| 31 | 22/06 23:00 | Rio De Janeiro | Belgium vs Russia | 1 - 0 |
| 32 | 23/06 02:00 | Porto Alegre | Korea Republic vs Aljazair | 2 - 4 |
| 47 | 27/06 03:00 | Sao Paulo | Korea Republic vs Belgium | - |
| 48 | 27/06 03:00 | Curitiba | Aljazair vs Russia | - |
| Klasement Sementara | ||||
| Negara | Main | Point | ||
Belgium
| 2 | 6 | ||
Aljazair
| 2 | 3 | ||
Russia
| 2 | 1 | ||
Korea Republic
| 2 | 1 | ||
Jadwal Piala Dunia 2014 Babak 16 Besar
| Tgl & Jam Tayang | Stadion | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|---|
| 28 /06 23.00 | Belo Horizonte | Brasil vs Chili | - |
| 29/06 03:00 | Rio De Janeiro | Juara Group C vs Runer Up Group D | - |
| 29/06 23:00 | Fortaleza | Belanda vs Meksiko | - |
| 30/06 03:00 | Recife | Juara Group D vs Runer Up Group C | - |
| 30/06 23:00 | Brasilia | Juara Group E vs Runer Up Group F | - |
| 01/07 03:00 | Porto Alegre | Juara Group G vs Runer Up Group H | - |
| 01/07 23:00 | Sao Paulo | Juara Group F vs Runer Up Group E | - |
| 02/07 03:00 | Salvador | Juara Group H vs Runer Up Group G | - |
Sebagai catatan bahwa Jam tayang di atas sudah di convert ke jam lokal waktu indonesia barat ( WIB ).
Di tahun-tahun sebelumnya banyak kejutan yang telah di suguhkan oleh beberapa negara semisal terkadang negara yang sangat di unggulkan untuk menjadi juara dunia harus rela pulang lebih awal karena kalah bersaing dengan negara lain yang secara fakta tidak terlalu di unggulkan, akan kah hal itu dapat terulang di piala dunia kali ini, sebaiknya kita tunggu saja apa yang akan terjadi di pesta akbar piala dunia 2014 ini, dan semoga negara yang di favoritkan dapat menjawab kepercayaan pendukungnya, jangan sampai terlewatkan keseruan pertandingannya, anda bisa selalu melihat jadwal piala dunia disini atau pun di tempat yang lain yang menyediakan jadwal jalannya pertandingan. Berikut ini jadwal piala dunia dalam bentuk gambar.
Jadwal Piala Dunia 2014 Lengkap Dengan Jam Tayang Waktu Indonesia
Untuk bentuk Excel silahkan Download file : Jadwal Piala Dunia 2014
Kita semua berharap mendapatkan pertandingan yang sangat menghibur apa lagi di indonesia kita harus bergadang untuk menyaksikan pertandingannya pasalnya jam tayang piala dunia 2014 brazil jika di convert ke jam lokal bertepatan di malam hari sampai dini hari, jadi harus siap-siap begadang, dan jangan lupa sediakan kopi agar tidak mengantuk pada saat menyaksikan pertandingannya, selain dapat menahan ngantuk kopi juga mempunyai manfaat lain, manfaat minum kopi dapat mencegah penyakit kanker dan diabetes loh asalkan tidak terlalu banyak meminumnya dan teratur.
Selain piala dunia mata dunia juga akan tertuju kepada pergelaran akbar motogp yang akan menggelar race pertamanya pada tanggal 23 maret di Qatar, jadi jangan lewatkan juga keseruannya dan dapatkan juga jadwal motogp yang sudah ada pada postingan sebelumnya, tahun 2014 ini benar-benar dapat memanjakan mata penggemar olahraga di seluruh dunia, semoga dengan sadar akan olahraga kita selalu di berikan kesehatan, demikianlah informasi yang bisa saya sampaikan mengenai Jadwal Piala Dunia 2014 Brazil Lengkap Dengan Jam Tayang semoga dapat membantu, dan anda tidak terlewatkan pertandingan demi pertandingannya.
Langganan:
Postingan (Atom)

